Cool Japan - Inspiring . Fascinating . Delightful | Clozette Indonesia

Sumber foto: @arteriala


Jika membicarakan pakaian khas Indonesia, pastinya batik menjadi hal utama yang terpikirkan. Dapat digunakan untuk acara santai hingga formal, batik memiliki berbagai macam corak sesuai dari kota asalnya. Selain Indonesia, ternyata Jepang memiliki seni mewarnai kain atau Shibori yang kerap kali dijuluki "batik" khas Jepang. Apakah kamu sudah mengetahuinya? Jika belum, yuk simak selanjutnya di bawah ini.



Shibori merupakan batik asal Jepang yang terkenal di Indonesia dengan nama Tye Dye atau Jumputan. Telah ada sejak zaman kekaisaran, awalnya Shibori menggunakan bahan pewarna alami seperti kulit kayu Manggis, kayu Secang, dan kayu Tegeran yang dapat bertahan hingga 600 tahun. Saat ini Shibori menggunakan pewarna tekstil dengan memiliki kurang lebih 560 motif. 


Proses pembuatan Shibori cukup mudah. Ikat kain dengan karet di beberapa bagian yang tidak ingin terkena warna. Lalu celupkan kain ke pewarna tekstil yang telah dilarutkan. Terdapat 6 teknik Shibori, yaitu Kanoko Shibori atau Tyde Dye, Miura Shibori menghasilkan motif jaring laba-laba. Arashi Shibori dengan hasil motif layaknya badai, Nui Shibori menggunakan pola jahitan, sehingga hasil berbeda dengan yang lainnya, dan Itajime Shibori untuk menciptakan motif kotak. Berikut beberapa hasil dan gaya menggunakan Shibori.








READ MORE ON THIS TOPIC