Cool Japan - Inspiring . Fascinating . Delightful | Clozette Indonesia

Sumber foto: Instagram @ghibli.movies


Jika Amerika punya Disney, Jepang memiliki studio film animasi legendaris Studio Ghibli. Didirikan oleh Hayao Miyazaki beserta rekan-rekannya, studio ini pertama kali berdiri tahun 1985 setelah kelahiran film pertamanya Nausicaä of the Valley of the Wind. Kini, Studio Ghibli telah memproduksi 26 film animasi, termasuk My Neighbor Totoro (1988) dan Spirited Away (2001).

 

Melihat antusiasme masyarakat akan film-film Studio Ghibli, Hayao Miyazaki kemudian mendirikan The Ghibli Museum yang terletak di Mitaka, Tokyo bagian Barat. Berbeda dengan museum kebanyakan yang memamerkan sesuatu, museum ini merupakan sebuah “pintu” untuk memasuki dunia Studio Ghibli yang penuh imajinasi.

 


Dari luar, kamu bisa melihat eksterior yang penuh warna, lengkap dengan hijaunya tanaman yang merambat di dinding. Sedangkan, di dalamnya, kamu akan disuguhkan interior ala kastil Eropa, lengkap dengan panel kayu, jendela kaca, dan jembatan kecil yang melintang menuju ruang utama. Museum ini tak memiliki aturan baku akan ruang mana yang harus dikunjungi pertama kali. Miyazaki ingin para pengunjungnya mengeksplor dan menikmati waktunya di museum dengan bebas.



The Ghibli Museum memiliki The Saturn Theater yang memutar film animasi pendek secara eksklusif. Film tersebut berganti setap bulannya. Selain teater, kamu bisa menjumpai “Tri Hawks” Reading Room, tempat buku-buku yang menjadi inspirasi film-film Studio Ghibli disimpan. Kamu juga dapat membaca versi manga dari film-film animasi Studio Ghibli di sini, lho, Clozetters.

 

Ingat karakter bus berbentuk kucing besar yang ada dalam film My Neighbor Totoro? The Ghibli Museum membawa karakter ini jadi nyata! Sayangnya, Cat Bus ini hanya diperuntukkan bagi anak-anak yang berusia 12 tahun ke bawah. Jadi kamu tak bisa memanjatnya, Clozetters.

 

Selanjutnya ada A Boy’s Room—A Gift From Grandpa, dimana kamu bisa melihat sketsa karakter Studio Ghibli yang memenuhi langit-langit ruangan. Ada juga tempat dimana kamu bisa melihat proses pembuatan film animasi di dalam ruangan ini.

 


Untuk para fans sejati film aninmasi, The Ghibli Museum selalu mengadakan pameran yang berkaitan dengan pembuatan film-filmnya. Selama bulan November 2018 hingga November 2019, kamu bisa menyaksikan pameran Painting the Colors of Our Films, dimana frame yang awalnya digambar, memasuki proses pewarnaan. Seluruhnya dikerjakan secara manual dengan tangan. Pameran selanjutnya akan hadir dan datang bergiliran, mengikuti permintaan para fans Studio Ghibli.






Museum tentu tak lengkap tanpa toko souvenir dan kafe. The Ghibli Museum juga memiliki toko “Mamma Aiuto!” yang berisikan Totoro dan kawan-kawan dalam bentuk boneka, serta Café Mugiwara Boushi tempat kamu mengisi perut setelah puas berkeliling.

 

Tiket masuk The Ghibli Museum dapat diperoleh seharga ¥1,000 untuk orang dewasa, dan mulai dari ¥100 untuk anak-anak. Tiket ini dapat kamu beli bahkan sebelum sampai di Jepang, melalui JTB Group. Perhatikan juga jadwal tutup museum pada tautan berikut. Jadi, jangan sampai salah membuat itinerary, ya.

 

Selamat bernostalgia ke dunia animasi yang penuh warna, Clozetters! Jangan lupa bagikan pengalamanmu ketika mengunjungi Museum Studio Ghibli di Lifestyle Community!


Alamat The Ghibli Museum:

Inokashira Park, 1 Chome-1-83 Shimorenjaku, Mitaka, Tokyo 181-0013, Japan


READ MORE ON THIS TOPIC